Minggu, 20 September 2020

Maafkan aku Tuhan

Tidak pernah saya sekecewa ini Tuhan.

Bukan kecewa pada-Mu, kecewa pada diriku sendiri. 

Orang yang selama ini bersamaku ternyata tidak akan menjadi masa depanku.

Kecewa? iya kecewa tapi bukan padanya. 

Tuhan mempertemukan kita tapi bukan untuk mempersatukan kita.

Setiap hal yang telah saya lalui saya percaya semuanya atas kehendak Tuhan.

Setiap rencana yang saya rancangkan biarlah terjadi sesuai rencana-Mu.

Maafkan saya yang selama ini terlalu mencintai manusia dibandingkan mencintai-Mu. 

Maafkan saya yang selalu melanggar perintah-Mu demi kesenangan duniawiku.

Maafkan saya atas keraguanku terhadap setiap jawaban doaku.

Saya sadar akan setiap dosaku selama ini, saya sadar akan hukum tabur tuai untuk setiap perbuatan saya.

Jika engkau akan membuat saya hancur, hancurkan saya sehancur-hancurnya, tapi Tuhan saya mohon, bentuklah saya lagi menjadi pribadi yang lebih baik lagi dari kehidupan saya sebelumnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar