Kamis, 24 Juli 2014

Perasaan WANITA


Jangan katakan wanita bodoh, yang masih saja mencintai lelakinya meski disakiti berulangkali. Entah kenapa, sebagai wanita sendiri aku juga tak tahu. Namun memang begitu adanya. Aku sendiri, dan juga wanita-wanita lainnya. Padahal wanita itu rapuh, mudah menangis dan mengeluh jika disakiti. Kata orang, wanita itu hatinya rapuh. Tapi apa buktinya? Lihatlah wanita itu, gadis itu, dan mereka yang masih tetap setia bertahan setelah merasakan sakit dari prianya. Tak hanya bibir, perlakuan, tapi juga tangan. Memang mereka akan berteriak membenci prianya. Namun tak lama kemudian, ia akan memaafkan semuanya, bahkan meski sang pria tak meminta maaf, meski hanya setelah mendapat hal kecil yang manis. Wanita mencintai prianya dengan sederhana, dengan cara yang seringkali sulit untuk diucapkan dengan kata. Namun percayalah, sekali mencintai dengan sungguh-sungguh, wanita akan selalu teguh.

Jangan heran jika air mata itu seketika menjadi seulas senyum bahagia, padahal lukanya barusaja tertoreh di hati mereka. Jangan heran jika mereka masih bisa memaafkan dan menyimpan perasaan, meski setelah pasangannya berkhianat dan mendustai hubungan.

Jangan heran jika melihat wanita yang setelah menyumpahi kekasihnya yang menyakiti, lalu mengingatnya lagi bak pria yang tak pernah melukai hati.

Bukan hanya mereka, aku juga. Aku wanita yang juga pernah mengalami hal yang sama. Bukan apa-apa yang diharapkan, hanya balasan untuk perasaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar